Motivasi diri itu harus diolah, dikelola
agar benar-benar tumbuh dan berkembang di dalam diri kita, lalu menjadi
kekuatan dahsyat yang memunculkan semangat bergelora untuk bertindak, berjuang
tanpa lelah, mengatasi seluruh tantangan yang menghadang, hingga terwujud
tujuan atau sasaran yang telah ditetapkan.
Berikut ini hal-hal yang harus
diperhatikan dalam mengelola Motivasi Diri :
1. Ada Tujuan atau Sasaran
yang akan Dipakai
Ada tujuan atau sasaran
yang ditetapkan, apabila sebuah tujuan yang jelas dan spesifik, akan semakin
mengembangkan motivasi. Mungkin saja ada seseorangyang memiliki motivasi untuk
melakukan atau meraih suatu keberhasilan lalu ia mengiringinya dengan
menetapkan tujuan atau sasaran keberhasilan tersebut, atau sebaliknya, ia
tetapkan terlebih dahulu sasaran keberhasilan yang ingin diraih dengan jelas
dan spesifik, kemudan ia membangun motivasi diri untuk mewujudkan tujuan
tersebut.
2. Memiliki Keinginan Untuk
Sukses
Salah satu bahan bakar
“motivasi diri” adalah keinginan untuk sukses, keinginan untuk berhasil,
keinginan yang sangat kuat untuk mewujudkan tujuan atau sasaran sukses yang
telah ditetapkan. Banyak keberhasilan atau prestasi besar yang telah dicapai,
yang pada mulanya adalah sebuah mimpi, sebuah keinginan yang kuat, yang kemudian
diubah menjadi kesuksesan.
3.
Memiliki
Keyakinan Sukses
Keyakinan adalah salah
satu ajaran yang pokok di dalam Islam. Jika seorang muslim diperintahkan
menjauhi “keraguan”, maka sebaliknya dia diperintahkan untuk yakin. Keyakinan
akan adanya Allah sebagai tuhan, yakin terhadap Kerasulan Muhammad SAW, yakin
atas kebenaran isi Al Qur’an, dan seterusnya. Memiliki keyakinan sukses akan
membuat seseorang semakin terdorong dan bersemangat untuk bertindak, melakukan
upaya, mencari jalan menuju kesuksesan tersebut.
4.
Tumbuhkan
Antusiasme atau Kegairahan
Hidup penuh dengan gairah
, sangat penting bagi motivasi diri. Seseorang tidak akan terdorong melakukan
sesuatu, jika ia tidak memilki gairah, semangat untuk melakukan hal tersebut.
Untuk mencapai tujuan atau sasaran sukses kita, diperlukan pikiran positif.
Namun, pikiran positif itu harus dibakar untuk menjadi tindakan. Dan api untuk
membakar pikiran positif hingga menjadi tindakan adalah antusiasme. Tingkat
motivasi kita selalu berbanding lurus dengan tingkat antusiasme yang kita
miliki. Antusiasme adalah kegairahan hidup, semangat yang menggelora, rasa
ingin tahu yng tinggi, kepercayaan diri, dan ahrapan.
5.
Memvisulisasikan
Sasaran Sukses
Sesungguhnya ada hubungan
timbale balik anatara keduanya. Seseorang yang benar-benar termotivasi untuk
mencapai sebuah keberhasilan, maka ia selalu memvisualisasikan—menciptakan
gambaran tentang sasaran sukses dalm pikirannya atau emlihat dengan pikirannya
sasaran sukses yang ingin diraih – dan sebaliknya orang yang terus menerus memvisualisasikan
sasaran suksesnya, akan termotivasi untuk merealisasikan atau newujudkan
kesuksesan yang diinginkannya.
Sumber : Buku "Terapi Berpikir Positif"
0 komentar:
Posting Komentar