Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 27 Februari 2014

MENGOLAH MOTIVASI DIRI

Motivasi diri itu harus diolah, dikelola agar benar-benar tumbuh dan berkembang di dalam diri kita, lalu menjadi kekuatan dahsyat yang memunculkan semangat bergelora untuk bertindak, berjuang tanpa lelah, mengatasi seluruh tantangan yang menghadang, hingga terwujud tujuan atau sasaran yang telah ditetapkan. 

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengelola Motivasi Diri :

1.     Ada Tujuan atau Sasaran yang akan Dipakai
Ada tujuan atau sasaran yang ditetapkan, apabila sebuah tujuan yang jelas dan spesifik, akan semakin mengembangkan motivasi. Mungkin saja ada seseorangyang memiliki motivasi untuk melakukan atau meraih suatu keberhasilan lalu ia mengiringinya dengan menetapkan tujuan atau sasaran keberhasilan tersebut, atau sebaliknya, ia tetapkan terlebih dahulu sasaran keberhasilan yang ingin diraih dengan jelas dan spesifik, kemudan ia membangun motivasi diri untuk mewujudkan tujuan tersebut.

2.     Memiliki Keinginan Untuk Sukses
Salah satu bahan bakar “motivasi diri” adalah keinginan untuk sukses, keinginan untuk berhasil, keinginan yang sangat kuat untuk mewujudkan tujuan atau sasaran sukses yang telah ditetapkan. Banyak keberhasilan atau prestasi besar yang telah dicapai, yang pada mulanya adalah sebuah mimpi, sebuah keinginan yang kuat, yang kemudian diubah menjadi kesuksesan.

3.     Memiliki Keyakinan Sukses
Keyakinan adalah salah satu ajaran yang pokok di dalam Islam. Jika seorang muslim diperintahkan menjauhi “keraguan”, maka sebaliknya dia diperintahkan untuk yakin. Keyakinan akan adanya Allah sebagai tuhan, yakin terhadap Kerasulan Muhammad SAW, yakin atas kebenaran isi Al Qur’an, dan seterusnya. Memiliki keyakinan sukses akan membuat seseorang semakin terdorong dan bersemangat untuk bertindak, melakukan upaya, mencari jalan menuju kesuksesan tersebut.

4.     Tumbuhkan Antusiasme atau Kegairahan
Hidup penuh dengan gairah , sangat penting bagi motivasi diri. Seseorang tidak akan terdorong melakukan sesuatu, jika ia tidak memilki gairah, semangat untuk melakukan hal tersebut. Untuk mencapai tujuan atau sasaran sukses kita, diperlukan pikiran positif. Namun, pikiran positif itu harus dibakar untuk menjadi tindakan. Dan api untuk membakar pikiran positif hingga menjadi tindakan adalah antusiasme. Tingkat motivasi kita selalu berbanding lurus dengan tingkat antusiasme yang kita miliki. Antusiasme adalah kegairahan hidup, semangat yang menggelora, rasa ingin tahu yng tinggi, kepercayaan diri, dan ahrapan.

5.     Memvisulisasikan Sasaran Sukses
Sesungguhnya ada hubungan timbale balik anatara keduanya. Seseorang yang benar-benar termotivasi untuk mencapai sebuah keberhasilan, maka ia selalu memvisualisasikan—menciptakan gambaran tentang sasaran sukses dalm pikirannya atau emlihat dengan pikirannya sasaran sukses yang ingin diraih – dan sebaliknya orang yang terus menerus memvisualisasikan sasaran suksesnya, akan termotivasi untuk merealisasikan atau newujudkan kesuksesan yang diinginkannya.

Sumber : Buku "Terapi Berpikir Positif"

0 komentar:

Posting Komentar

 

Pengikut

Blogger news

Blogroll